Seorang warga di Kabupaten Polewali Mandar dilaporkan tewas setelah diterkam buaya saat sedang mandi di pinggir Sungai Mandar, tepatnya di Kecamatan Tinambung, Kamis, 30 April 2026.
Korban diketahui bernama Muhlis, warga Dusun Kandeapi. Ia sempat dilaporkan hilang usai diduga diserang buaya saat beraktivitas di sungai. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari pemerintah kecamatan, SAR, BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta warga setempat langsung melakukan pencarian di sepanjang bantaran sungai.
Setelah proses pencarian selama kurang lebih tiga jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal dilaporkan hilang.
Proses evakuasi dilakukan oleh warga menggunakan perahu sederhana menuju pinggir sungai sebelum dibawa ke rumah duka. Saat ini, jenazah korban telah disemayamkan untuk dimakamkan.
Pencarian Dramatis di Tengah Keterbatasan
Proses pencarian korban berlangsung dramatis. Tim gabungan menghadapi berbagai kendala, mulai dari minimnya pencahayaan karena dilakukan pada malam hari hingga kondisi air sungai yang keruh.
Selain itu, warga juga diliputi kekhawatiran karena buaya yang diduga menyerang korban masih berkeliaran di sekitar lokasi kejadian.
Camat Tinambung, Muhammad Rifai, mengungkapkan bahwa insiden serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut.
Dalam lima bulan terakhir, tercatat sudah beberapa warga menjadi korban serangan buaya di Sungai Mandar. Bahkan, dalam empat bulan terakhir saja telah terjadi empat kasus serangan, dengan satu di antaranya berujung kematian.
Pemerintah kecamatan pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya berencana melakukan upaya penangkapan terhadap buaya yang dinilai telah meresahkan warga.