Menaker Tegaskan Komitmen Negara untuk Kesejahteraan Buruh

Menaker Tegaskan Komitmen Negara untuk Kesejahteraan Buruh

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan bagi buruh melalui berbagai kebijakan strategis. Hal ini disampaikan dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional 2026.

“Semua itu dirancang untuk memberikan dan memastikan negara hadir memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada buruh dan pekerja,” ujar Yassierli dalam keterangan resmi Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat.

Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Pekerja

Menaker menjelaskan sejumlah kebijakan konkret yang telah dan terus dijalankan pemerintah. Salah satunya adalah kenaikan upah minimum (UM) 2026 yang mempertimbangkan kebutuhan hidup layak, pertumbuhan ekonomi, serta tingkat inflasi di masing-masing daerah.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian kepada pekerja sektor informal, termasuk pengemudi dan kurir daring, melalui pemberian bonus hari raya (BHR). Program perlindungan lainnya mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU).

Penguatan Kompetensi dan Produktivitas

Pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja melalui program pelatihan vokasi nasional. Program ini mencakup upskilling dan reskilling bagi pencari kerja maupun pekerja aktif, termasuk pelatihan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta peningkatan produktivitas.

“Kami melaksanakan berbagai program pelatihan vokasi tidak hanya bagi pencari kerja, tetapi juga buruh dan pekerja agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri,” kata Yassierli.

Dorong Dialog Sosial Tripartit

Dalam upaya membangun hubungan industrial yang harmonis, pemerintah memperkuat dialog sosial melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional yang melibatkan unsur pemerintah, buruh, dan dunia usaha.

Menurut Menaker, komunikasi yang terbuka dan kolaboratif menjadi kunci dalam menciptakan kebijakan ketenagakerjaan yang adil dan berkelanjutan.

Harapan May Day 2026 Berjalan Aman dan Damai

Dalam peringatan May Day 2026 yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, Yassierli menyampaikan apresiasi kepada seluruh buruh Indonesia atas kontribusi mereka dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia berharap peringatan Hari Buruh tahun ini dapat berlangsung aman dan damai, serta menjadi momentum memperkuat persatuan antara pekerja, pemerintah, dan pelaku industri.

“Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 kepada seluruh buruh dan pekerja Indonesia. Terima kasih atas kerja kerasnya selama ini,” ujarnya.