Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan Jumat, 25 September 2026. Pada pembukaan sesi pertama, IHSG berada di posisi 6.315,534. Mengacu pada data RTI hingga pukul 09.10 WIB, ihsg menguat pagi ini sebesar 17,181 poin atau 0,27 persen ke level 6.315,788.
Statistik Perdagangan Saham Pagi Ini
Pergerakan bursa domestik pada awal sesi perdagangan hari ini mencatatkan statistik transaksi sebagai berikut:
- Saham Menguat: 221 saham
- Saham Melemah: 271 saham
- Saham Stagnan: 189 saham
- Total Nilai Transaksi: Rp765,320 miliar
- Volume Saham Ditransaksikan: 4,230 miliar lembar saham
Sentimen Wall Street dan Bursa Regional
Wall Street ditutup bervariasi (mixed) pada perdagangan semalam di tengah pergerakan saham teknologi raksasa, seperti penekanan pada Microsoft dan penguatan Meta Platforms. Ketidakpastian ketegangan di Timur Tengah masih mengerek harga minyak dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS.
Meski demikian, indeks S&P 500 dan Nasdaq sempat pulih usai muncul laporan bahwa negosiator AS dan Iran tengah menjajaki opsi diplomasi bertahap terkait pembukaan kembali Selat Hormuz serta pencabutan blokade ekonomi. Pada penutupan Kamis (24/9), S&P 500 turun tipis 0,02 persen, Dow Jones melemah 0,31 persen, sedangkan Nasdaq Composite naik tipis 0,01 persen.
Di kawasan Asia, mayoritas bursa saham bergerak melemah pada Kamis (24/9). Indeks Hang Seng turun 0,29 persen, Shanghai Composite anjlok 1,22 persen, Taiex Taiwan melemah 0,28 persen, dan ASX 200 Australia berkurang 0,72 persen. Hanya indeks Nikkei 225 Jepang yang mencatatkan penguatan 0,76 persen pascalibur tiga hari, sementara KOSPI Korea Selatan libur memperingati Chuseok.
Aksi Jual Asing dan Proyeksi IHSG Hari Ini
Pada perdagangan Kamis (24/9) kemarin, IHSG ditutup anjlok 1,2 persen yang diiringi oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing dengan nilai cukup fantastis mencapai Rp1,42 triliun. Saham-saham kapitalisasi besar yang paling banyak dilepas asing meliputi BMRI, BBRI, TLKM, ANTM, dan DEWA.
Mencermati kondisi teknikal usai pelemahan tajam kemarin, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan laju IHSG hari ini masih berpotensi bergerak rentan.
“IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi lanjut terkoreksi jika gagal break kembali di atas 6.300. Diperkirakan support IHSG di level 6.220-6.280 dan resist IHSG di level 6.300-6.330,” jelas Fanny dalam riset harian BNI Sekuritas.