Denpasar — Pancasila bukan sekadar rangkaian kata dalam sebuah upacara. Nilai-nilainya menjadi bagian penting dalam membangun semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Kamis (1/10).
Bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Jasa Raharja Wilayah Bali, upacara berlangsung mulai pukul 08.00 WITA dan diikuti oleh jajaran pegawai Kantor Wilayah Bali. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Abdillah, peringatan Pancasila tidak seharusnya berhenti pada momentum seremonial. Nilai persatuan, gotong royong, tanggung jawab, serta semangat memberikan manfaat perlu tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Pancasila bukan hanya untuk kita peringati, tetapi juga untuk kita implementasikan dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. Sebagai insan Jasa Raharja, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui integritas, tanggung jawab, kebersamaan, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Abdillah.
Ia menekankan bahwa pelayanan publik memiliki kaitan erat dengan semangat pengabdian. Setiap tugas yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab menjadi bagian dari kontribusi dalam memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan bangsa.
Momentum peringatan tersebut juga menjadi ruang untuk mengingat kembali pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Dalam lingkungan kerja, semangat tersebut tercermin melalui kemampuan untuk bekerja bersama, saling mendukung, serta menempatkan kepentingan pelayanan di atas kepentingan pribadi.
“Semangat persatuan harus menjadi kekuatan kita dalam bekerja. Perbedaan latar belakang, tugas, maupun fungsi bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan ketika kita mampu bergerak dalam satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan yang hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.
Upacara tersebut sekaligus menjadi momentum bagi seluruh jajaran Jasa Raharja Wilayah Bali untuk memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan tugas. Dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila, setiap insan Jasa Raharja diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi kepada masyarakat.