IHSG Diproyeksi Menguat, Sejumlah Saham Dinilai Potensial untuk Dikoleksi

IHSG Diproyeksi Menguat, Sejumlah Saham Dinilai Potensial untuk Dikoleksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 11 Desember 2025. IHSG dibuka di level 8.764,091 dan sempat naik meskipun pergerakan setelahnya terlihat bergelombang. Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.33 WIB, IHSG menguat 33,085 poin atau 0,38 persen ke posisi 8.734,010.

Sebanyak 274 saham emiten tercatat menguat, sementara 255 saham melemah dan 275 stagnan. Total transaksi mencapai Rp7,574 triliun dengan 13,223 miliar saham yang diperdagangkan.

IHSG Berpotensi Rebound
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menilai IHSG memiliki peluang untuk rebound pada perdagangan hari ini. Ia menyebut area support berada di rentang 8.650–8.670 dan resistance di 8.720–8.750.

Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (10/12), IHSG ditutup menguat 0,51 persen. Namun, terjadi net sell asing sebesar Rp126 miliar, dengan saham RAJA, BBRI, EXCL, BKSL, dan ENRG menjadi yang paling banyak dilepas investor asing.

Sentimen Wall Street dan Bursa Asia
Dari pasar global, indeks utama Wall Street kompak menguat pada perdagangan Rabu (10/12). Penguatan terjadi setelah Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai ekspektasi pasar, sekaligus memberi sinyal jeda pemangkasan lebih lanjut. Indeks S&P 500 naik 0,67 persen, Dow Jones menguat 1,05 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 0,33 persen.

Di kawasan Asia, pergerakan indeks tercatat bervariasi. Nikkei 225 Jepang turun 0,10 persen, sementara Hang Seng Hong Kong naik 0,42 persen dan Taiex Taiwan menguat 0,77 persen. Kospi Korea Selatan melemah 0,21 persen, Shanghai Composite turun 0,23 persen, dan ASX 200 Australia terkoreksi 0,08 persen. Straits Times Singapura turun 0,03 persen dan FTSE Malaysia melemah 0,20 persen.

Rekomendasi Saham Hari Ini
Sejumlah saham menjadi rekomendasi trading untuk perdagangan hari ini, di antaranya SSIA, DOOH, BRMS, RAJA, RATU, dan BBYB. Rinciannya sebagai berikut:

  1. SSIA
    Buy on weakness di Rp1.825–Rp1.850, cutloss di bawah Rp1.820. Target Rp1.870–Rp1.900.
  2. DOOH
    Spec buy di Rp282–Rp288, cutloss di bawah Rp280. Target Rp298–Rp314.
  3. BRMS
    Spec buy di Rp960–Rp980, cutloss di bawah Rp955. Target Rp1.015–Rp1.035.
  4. RAJA
    Spec buy di Rp6.350–Rp6.425, cutloss di bawah Rp6.200. Target Rp6.500–Rp6.775.
  5. RATU
    Spec buy di Rp10.900–Rp11.000, cutloss di bawah Rp10.800. Target Rp11.275–Rp11.575.
  6. BBYB
    Spec buy di Rp446–Rp456, cutloss di bawah Rp438. Target Rp470–Rp482.

Dikutip dari metrotvnews.com