Wall Street Melemah Usai Trump Nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed

Wall Street Melemah Usai Trump Nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed

Saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat waktu setempat atau Sabtu WIB. Pelemahan terjadi seiring investor mengevaluasi nominasi Presiden AS Donald Trump terhadap mantan Gubernur Federal Reserve, Kevin Warsh, untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed berikutnya.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 31 Januari 2026, indeks Dow Jones Industrial Average turun 179,09 poin atau 0,36 persen ke level 48.892,47. Indeks S&P 500 melemah 29,98 poin atau 0,43 persen menjadi 6.939,03. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite turun 223,31 poin atau 0,94 persen ke posisi 23.461,82.

Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500 ditutup di wilayah negatif. Sektor material dan teknologi mencatat penurunan terbesar masing-masing sebesar 1,85 persen dan 1,33 persen. Sebaliknya, sektor barang konsumsi pokok dan energi justru berkinerja lebih baik dengan kenaikan masing-masing sebesar 1,35 persen dan 0,98 persen.

Pasar bereaksi negatif terhadap pengumuman Presiden Trump yang menunjuk Kevin Warsh, mantan Gubernur The Fed yang dikenal memiliki pandangan kebijakan moneter yang tegas, untuk memimpin bank sentral Amerika Serikat. Meski secara historis Warsh mendukung kebijakan moneter yang lebih ketat, dalam pernyataan terbaru ia menyatakan dukungan terhadap pemotongan suku bunga, sejalan dengan dorongan Trump untuk pelonggaran moneter yang agresif.

“Saya sudah mengenal Kevin sejak lama, dan saya yakin dia akan dikenang sebagai salah satu Ketua Fed terhebat, mungkin yang terbaik,” tulis Trump melalui media sosial pribadinya.

Selain isu kebijakan moneter, para pelaku pasar juga mencermati laporan indeks harga produsen (Producer Price Index/PPI) Desember yang tertunda dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Data tersebut menunjukkan PPI utama naik 0,5 persen secara bulanan dan PPI inti meningkat 0,4 persen, keduanya melampaui ekspektasi ekonom yang berada di kisaran 0,3 persen.

Dari sisi korporasi, saham Apple naik 0,46 persen setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan yang melampaui ekspektasi pada Kamis. Saham Deckers Outdoor melonjak 19,46 persen, Verizon menguat 11,83 persen, SanDisk naik 6,85 persen, dan Chevron bertambah 3,34 persen.

Sementara itu, saham KLA Corp anjlok 15,24 persen, Visa turun 3 persen, dan American Express melemah 1,77 persen. Saham Microsoft turun 0,74 persen setelah sebelumnya jatuh sekitar 10 persen pada sesi perdagangan sebelumnya, sedangkan Meta terkoreksi sekitar 3 persen usai mencatat kenaikan 10 persen pada Kamis.

Dikutip dari metrotvnews.com