Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bambang Soesatyo menilai capaian dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menjadi modal penting untuk membangun kemandirian bangsa di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Dua tahun pertama Presiden Prabowo telah memperlihatkan fondasi pembangunan yang semakin kuat,” ujar tokoh yang akrab disapa Bamsoet tersebut dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Kamis.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan salah satu kemajuan pemerintah terlihat dari realisasi investasi yang mencapai Rp3.923,2 triliun.
Capaian investasi tersebut disebut mampu menyerap hingga 5,4 juta tenaga kerja. Sebanyak 51,8 persen di antaranya mengalir ke luar Pulau Jawa untuk memperkuat pemerataan pembangunan daerah.
“Investasi triliunan rupiah harus menghasilkan pekerjaan yang layak, upah yang baik, dan kesempatan usaha bagi masyarakat,” kata Bamsoet.
Produksi Beras dan Ketahanan Energi
Di sektor ketahanan pangan, mantan Ketua MPR RI tersebut menyampaikan produksi beras nasional telah mencapai 34,69 juta ton. Capaian itu seiring dengan berjalannya penyederhanaan distribusi pupuk bersubsidi.
Sementara di sektor energi, penerapan biodiesel B50 serta pengurangan ketergantungan terhadap impor solar diproyeksikan dapat memberikan potensi penghematan devisa negara hingga sekitar Rp170 triliun.
Menurut Bamsoet, berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
Program Kesehatan dan Makan Bergizi Gratis
Pemerintah juga terus memperluas pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis yang telah menyasar 57 juta penerima manfaat.
Selain itu, layanan Cek Kesehatan Gratis telah diakses oleh 106,3 juta masyarakat.
Bamsoet menilai berbagai langkah strategis tersebut perlu diimbangi dengan komitmen pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. Upaya tersebut dinilai penting untuk menekan angka kemiskinan yang saat ini tercatat sebesar 8,07 persen.
Tahun Ketiga Harus Percepat Kesejahteraan
Bamsoet berharap tahun ketiga pemerintahan Prabowo-Gibran dapat menjadi momentum untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo harus menjadi tahun percepatan kesejahteraan rakyat. Angka kemiskinan harus terus turun, lapangan kerja semakin terbuka, daya beli menguat, dan kesenjangan antardaerah semakin menyempit,” kata Bamsoet.