Jasa Raharja Sambangi Wayang 71, Dorong Kepatuhan Iuran Wajib dan Perlindungan Penumpang

Jasa Raharja Sambangi Wayang 71, Dorong Kepatuhan Iuran Wajib dan Perlindungan Penumpang

Bantul — Kunjungan Jasa Raharja ke PT Wayang Toejoe Satoe di Bantul menghasilkan tindak lanjut atas kewajiban satu armada bus yang jatuh tempo pada September 2026. Pengelola perusahaan menyampaikan rencana pelunasan SWDKLLJ dan IWKBU kendaraan bernomor polisi AB 7469 BK pada 30 September 2026.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Customer Relationship Management (CRM) di Garasi Bus Wayang 71, Tegalrejo RT 002, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Selasa (29/9/2026). Kunjungan ini mempertemukan petugas Jasa Raharja dengan Agung Prabowo dari PT Wayang Toejoe Satoe untuk membahas ketertiban administrasi armada serta kewajiban pembayaran iuran dan sumbangan wajib.

PJ Jasa Raharja Samsat Bantul, Ratih Prima MH, hadir bersama Rizqi Bayu P dari Samsat Sewon. Selain menindaklanjuti kewajiban kendaraan, keduanya menyampaikan informasi mengenai program bebas denda dan mengajak pengelola memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan kewajiban yang masih tertunda.

“Kami ingin komunikasi dengan pengelola angkutan terjaga dengan baik. Melalui kunjungan seperti ini, kewajiban armada bisa dibahas bersama dan tindak lanjutnya menjadi lebih jelas,” ujar Ratih.

Dalam pertemuan itu, petugas juga menjelaskan peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan serta pentingnya pembayaran Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) secara tepat waktu.

Pembahasan dilakukan langsung dengan pengelola agar informasi mengenai kewajiban dan administrasi kendaraan dapat dipahami serta ditindaklanjuti. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Jasa Raharja membangun hubungan kerja yang lebih efektif dengan perusahaan angkutan umum.

“Ketertiban administrasi perlu menjadi perhatian bersama. Kami siap berkoordinasi agar pengelola memperoleh informasi yang dibutuhkan dan dapat menyelesaikan kewajibannya tepat waktu,” tambah Ratih.

Rencana pelunasan satu armada tersebut menjadi tindak lanjut konkret dari kunjungan ini. Jasa Raharja akan melanjutkan koordinasi dengan PT Wayang Toejoe Satoe untuk memastikan komitmen pembayaran ditindaklanjuti sekaligus menjaga kepatuhan administrasi armada secara berkelanjutan.