Wonogiri – Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, menghadiri kegiatan Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi Tahun 2026 yang diselenggarakan di Polres Wonogiri pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kehadiran tersebut merupakan bentuk dukungan Jasa Raharja terhadap kesiapan pelaksanaan operasi kepolisian sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam meningkatkan ketertiban berlalu lintas, mendorong kepatuhan masyarakat terhadap peraturan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2026 menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan operasi yang berfokus pada peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Kegiatan ini juga mencerminkan kesiapan personel serta koordinasi antara kepolisian dan instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan operasi secara terarah. Melalui persiapan tersebut, diharapkan upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan dapat berjalan secara optimal.
Operasi Patuh Candi Tahun 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.” Tema ini menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran untuk menaati aturan, menghormati sesama pengguna jalan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan menjadi faktor penting dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik.
Kehadiran Arvian Riza Yudhawan dalam kegiatan tersebut turut menegaskan komitmen Jasa Raharja Cabang Sukoharjo untuk mendukung langkah-langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas. Sebagai mitra kepolisian dan bagian dari ekosistem pelayanan serta keselamatan transportasi, Jasa Raharja terus mendukung kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya berkendara secara tertib, mengenali potensi risiko di jalan, dan membiasakan perilaku berkendara yang mengutamakan keselamatan.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Candi 2026 diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin disiplin dalam mematuhi rambu dan marka jalan, menggunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi dan penumpang mobil, serta memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan dan dokumen berkendara sesuai ketentuan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, tidak melawan arus, dan tidak memaksakan diri ketika kondisi fisik tidak memungkinkan untuk mengemudi. Kepatuhan terhadap aturan tersebut merupakan langkah nyata untuk mengurangi risiko kecelakaan dan melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Jasa Raharja memiliki peran dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui penyelenggaraan program asuransi kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satunya melalui Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), yang dibayarkan oleh pemilik atau pengusaha kendaraan bermotor sesuai ketentuan sebagai bagian dari perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Dana tersebut mendukung pemberian santunan kepada korban yang memenuhi persyaratan, baik berupa santunan bagi korban meninggal dunia maupun biaya perawatan bagi korban luka-luka sesuai ketentuan yang berlaku. Meski demikian, upaya pencegahan tetap menjadi hal utama agar risiko kecelakaan dan dampak yang ditimbulkannya dapat diminimalkan.
Melalui dukungan terhadap Operasi Patuh Candi 2026, Jasa Raharja Cabang Sukoharjo berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat. Upaya membangun keselamatan di jalan perlu dilakukan secara konsisten melalui kepatuhan terhadap peraturan, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta sikap saling menghargai antar pengguna jalan. Dengan demikian, keselamatan dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam setiap perjalanan, bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi.
Jasa Raharja Cabang Sukoharjo berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama kepolisian serta instansi terkait dalam mendukung terciptanya lalu lintas yang aman dan berkeselamatan, khususnya di wilayah Wonogiri dan sekitarnya. Melalui sinergi yang berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan angka kecelakaan serta tingkat fatalitas korban lalu lintas dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan transportasi yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan bagi semua.