Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menegaskan dukungan terhadap seluruh program yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan pimpinan serikat buruh dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (3/3).
KSPSI: Presiden Berpihak pada Buruh
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, menyampaikan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo memiliki keberpihakan kuat terhadap kalangan pekerja.
“Jadi kami KSPSI, KSBSI juga tentu bersama KSPI Said Iqbal menyampaikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tetap teguh melaksanakan semua program yang pro-rakyat,” kata Andi.
Ia menilai, Prabowo merupakan presiden pertama yang hadir langsung dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), yang menurutnya menjadi momen bersejarah dalam gerakan buruh di Indonesia.
Andi juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo kerap menjalin komunikasi informal dengan serikat buruh dan bersikap terbuka terhadap berbagai masukan.
“Banyak teman-teman media tidak tahu bahwa Pak Presiden sering berkomunikasi secara informal dengan kami dan sangat terbuka dan sangat egaliter,” ujarnya.
Respons Cepat atas Keluhan Buruh
Menurut Andi, Presiden Prabowo dinilai responsif terhadap berbagai keluhan pekerja di Tanah Air. Ia memastikan KSPSI akan terus mengawal jalannya pemerintahan.
“Kami bisa menyampaikan secara terbuka dan banyak publik yang tidak tahu bahwa kami melakukan komunikasi langsung dalam menjaga masalah dan beliau merespons dengan sangat cepat dan penuh perhatian terhadap buruh Indonesia,” katanya.
KSBSI Soroti Isu Regulasi dan PBI
Senada dengan itu, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia, Elly Rosita Silaban, menyatakan dukungan terhadap seluruh program pemerintahan Presiden Prabowo.
Ia menyebut pihaknya telah menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk terkait regulasi ketenagakerjaan dan reaktivasi PBI (Penerima Bantuan Iuran).
“Banyak sekali yang kami minta dari pemerintah tentang undang-undang, tentang reaktivasi PBI juga, dan inilah yang kami banggakan dari beliau yang memang menyiapkan waktu buat kami,” ujar Elly.
Dukungan dua konfederasi besar buruh tersebut memperlihatkan adanya sinergi antara pemerintah dan organisasi pekerja dalam membahas isu-isu strategis ketenagakerjaan di Indonesia.
Dikutip dari antaranews.com