Menteri Desa Dorong Penguatan Solidaritas dan Kepedulian Sosial Selama Ramadan

Menteri Desa Dorong Penguatan Solidaritas dan Kepedulian Sosial Selama Ramadan

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak masyarakat untuk meningkatkan solidaritas dan berbagi kepada sesama selama bulan Ramadan. Ia mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan dari pihak yang lebih mampu.

Ajakan tersebut disampaikan Yandri Susanto dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Kalibata, Jakarta, Senin 9 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan kepada anak yatim dan sejumlah penerima lainnya.

“Yang mesti kita ambil hikmahnya di bulan Ramadan ini adalah solidaritas. Di sekitar kita masih ada saudara-saudara yang membutuhkan perhatian dan komitmen kemanusiaan kita,” kata Yandri Susanto.

Dorong Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Desa

Mendes Yandri menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Menurutnya, pembangunan desa harus terus diperkuat melalui perbaikan infrastruktur jalan, penyediaan listrik, peningkatan akses pendidikan, hingga pembangunan pusat ekonomi desa.

Kemendes PDT juga berkomitmen untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di desa tertinggal yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

“Bagaimana saudara-saudara kita yang tinggal di desa tertinggal bahkan sangat tertinggal masih membutuhkan perhatian. Ada yang belum memiliki akses listrik, ekonominya masih sulit, dan tingkat pendidikan juga masih rendah,” ujarnya.

Penyerahan Bantuan untuk Anak Yatim dan Pegawai Pendukung

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria mengapresiasi kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang dirangkai dengan penyerahan bantuan kepada pihak yang membutuhkan.

Bantuan santunan diberikan kepada anak yatim dari Yayasan Pengajian An Nadiyah. Selain itu, Kemendes PDT juga menyerahkan bantuan sembako kepada para Pramu Bhakti di lingkungan kementerian.

Penerima bantuan tersebut meliputi tenaga keamanan, tenaga kebersihan, tim teknisi, tim medis, hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

“Mari kita sempurnakan ibadah kita di sisa Ramadan ini. Mudah-mudahan sepuluh hari terakhir menjadi keberkahan dengan mengisi kegiatan yang bermanfaat seperti hari ini,” kata Ahmad Riza Patria.

DPR Dukung Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Robert Rouw menegaskan komitmen DPR untuk terus mendukung pembangunan desa dan daerah tertinggal di Indonesia. Menurutnya, wilayah desa harus mendapatkan perhatian serius agar kesejahteraan masyarakat dapat merata hingga daerah terluar dan terdepan.

“DPR RI selalu memberikan dukungan penuh terhadap Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Kita sadar bahwa pembangunan harus dimulai dari desa,” ujar Robert Rouw.

Ceramah Ramadan Tekankan Pentingnya Berbagi

Sebelum berbuka puasa, kegiatan tersebut juga diisi dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh pendakwah Ustadz Komarudin yang dikenal dengan sapaan Ki Jangkrik Kalung.

Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya berbagi kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum penuh keberkahan karena setiap kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya.

“Keutamaan Ramadan adalah keberlimpahan rahmat, ampunan, dan pahala dari setiap kebaikan yang kita kerjakan. Jangan kita sia-siakan bulan penuh keberkahan ini,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kemendes PDT Ratu Rachmatuzakiyah, Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi, Ketua Umum Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI Merah Putih) Anwar Sadat, serta Ketua Umum Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Wargiyati.