Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat diperkirakan tetap menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas memperkirakan jumlah pengunjung yang datang pada Selasa, 16 Juni 2026, dapat mencapai 12 ribu orang.
Petugas UPK Monas, Puti, mengatakan hingga pagi hari jumlah wisatawan yang telah memasuki kawasan Monas mencapai sekitar 2.000 orang.
“Per pagi ini data kami mencatat sudah ada dua ribu pengunjung yang masuk,” ujar Puti saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.
Sejak pagi, wisatawan terus berdatangan untuk menikmati suasana libur panjang. Area pelataran dan tugu Monas menjadi lokasi yang paling ramai dikunjungi sebagai titik berkumpul dan berfoto.
Pihak pengelola optimistis jumlah pengunjung akan terus meningkat hingga malam hari. Meski antrean di loket pembelian tiket mulai terlihat mengular, proses pelayanan tetap berjalan tertib dan lancar.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, pengelola juga menyediakan layanan shuttle kereta gratis yang dapat dimanfaatkan wisatawan untuk berkeliling kawasan Monas tanpa harus berjalan jauh.
Salah seorang pengunjung, Yono, mengaku fasilitas tersebut sangat membantu, terutama bagi wisatawan yang datang bersama keluarga.
“Sekarang ada kereta (shuttle) juga yang disediakan jadi nggak perlu jalan jauh,” kata Yono.
Ia menambahkan, Monas menjadi pilihan wisata keluarga karena menawarkan biaya yang relatif terjangkau.
“Buat sekeluarga enggak sampai Rp200 ribu,” ujarnya.
Dengan berbagai fasilitas yang tersedia dan biaya kunjungan yang ekonomis, Monas diperkirakan tetap menjadi magnet wisata utama bagi warga Jakarta dan sekitarnya selama momentum libur Tahun Baru Islam.