Pameran Filateli di Manado Tampilkan Warisan Prangko Berharga

Pameran Filateli di Manado Tampilkan Warisan Prangko Berharga

Pameran Nasional Filateli 2025 resmi digelar di Atrium Star Square Manado pada 26–28 November 2025. Pameran ini menampilkan beragam koleksi prangko, termasuk seri para pendiri bangsa, yang seluruhnya berasal dari Kementerian Kebudayaan.

Filateli: Lebih dari Sekadar Hobi

Ketua Panitia, Jansje S. Timporok, menekankan bahwa pameran memberi kesempatan bagi generasi muda untuk memahami proses penerbitan prangko serta nilai sejarah, budaya, dan ekonominya.

“Prangko tetap berjaya. Semakin lama, semakin mahal, dan semakin bernilai. Pameran ini memungkinkan generasi muda belajar langsung tentang sejarah dan proses penerbitannya,” kata Jansje saat pembukaan pameran pada 26 November 2025.

Filateli, yaitu kegiatan mengumpulkan dan mempelajari prangko, berperan sebagai saksi sejarah. Koleksi prangko menggambarkan tokoh bangsa, peristiwa penting, hingga kebudayaan Indonesia yang beragam. Selain nilai edukatif dan sejarah, filateli juga memiliki aspek ekonomi, karena prangko langka dapat menjadi koleksi bernilai tinggi di pasar kolektor lokal maupun internasional.

Pameran Jadi Media Edukasi dan Budaya

Melalui Pameran Nasional Filateli 2025, generasi muda diharapkan dapat menghargai warisan budaya sekaligus menumbuhkan minat dalam filateli. Pameran ini menjadi medium pembelajaran yang menggabungkan sejarah, budaya, dan investasi kolektif.

Jansje menegaskan, panitia berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian filateli agar tetap dikenal dan diapresiasi generasi muda. Kehadiran koleksi dari Kementerian Kebudayaan menambah kebanggaan penyelenggara, terlebih Menteri Kebudayaan turut hadir langsung dalam pameran tersebut.

“Kami senang bisa menampilkan karya-karya ini, apalagi Menteri Kebudayaan hadir langsung dalam pameran nasional,” ujarnya.

Dengan penyelenggaraan Pameran Nasional Filateli 2025, diharapkan minat generasi muda terhadap prangko dan warisan budaya Indonesia terus tumbuh, sambil membuka kesempatan memahami nilai sejarah, budaya, dan ekonomi yang terkandung dalam setiap koleksi prangko.

Dikutip dari RRI.co.id