Respons Partai Gerindra dan PKS Terkait Usulan Koalisi Permanen dari Golkar

Respons Partai Gerindra dan PKS Terkait Usulan Koalisi Permanen dari Golkar

Fraksi Partai Gerindra dan PKS di DPR menyatakan akan mengkaji usulan Partai Golkar terkait pembentukan koalisi permanen pendukung pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Gerindra, Bahtra Banong, menyampaikan pihaknya akan menampung usulan Golkar yang lahir dari Rapimnas partai tersebut pada akhir pekan lalu, termasuk wacana pilkada melalui DPRD.

“Kami menghargai dan akan menampung berbagai usulan dan pendapat dan tentu harus dikaji lebih mendalam dulu,” kata Bahtra saat dihubungi, Senin (22/12). Ia menambahkan, saat ini pemerintah sedang fokus pada penanganan bencana banjir di Sumatra.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS, Mardani Ali Sera, mengatakan partainya tengah membahas wacana koalisi permanen tersebut dan hasilnya akan diumumkan pekan depan. PKS mengusulkan mekanisme pilkada yang asimetris, yakni pilkada langsung untuk gubernur dan wali kota, sementara pemilihan bupati dapat dilakukan melalui DPRD. Menurut Mardani, mekanisme ini disesuaikan dengan kultur demokrasi di daerah.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya koalisi permanen untuk memastikan kebijakan strategis pemerintah memperoleh dukungan politik stabil. Rapimnas Golkar juga merekomendasikan agar pilkada dipilih melalui DPRD, dengan tetap menekankan keterlibatan publik dalam prosesnya. Rapimnas digelar pada Sabtu (20/12) di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, dan dihadiri seluruh perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar tingkat provinsi.

Dikutip dari cnnindonesia.com