Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin, 29 Juni 2026, di zona merah setelah mengalami tekanan pada sesi pembukaan.
IHSG sempat dibuka di level 5.932,029. Namun berdasarkan data RTI hingga pukul 09.28 WIB, indeks bergerak fluktuatif dan akhirnya turun 13,434 poin atau 0,23 persen ke posisi 5.882,700.
Pelemahan IHSG diikuti dominasi saham yang terkoreksi. Sebanyak 311 saham tercatat melemah, sementara 227 saham menguat dan 186 saham lainnya bergerak stagnan.
Hingga pukul 09.28 WIB, nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp1,739 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,055 miliar saham.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak sideways di kisaran 5.850 hingga 6.000.
“IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan area support di 5.750-5.850 dan resistance di 6.000-6.100,” ujar Fanny dalam riset hariannya.
Dari eksternal, mayoritas indeks saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 26 Juni 2026. Nasdaq Composite turun 0,24 persen, S&P 500 terkoreksi 0,05 persen, dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,09 persen.
Tekanan terutama berasal dari sektor semikonduktor setelah muncul laporan bahwa OpenAI mempertimbangkan menunda rencana penawaran saham perdana (IPO) hingga tahun depan. Sentimen tersebut memicu aksi jual pada saham-saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Di kawasan Asia, mayoritas bursa juga ditutup di zona merah. Indeks Nikkei 225 Jepang merosot 4,15 persen, Topix turun 1,32 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 1,76 persen, Taiex Taiwan terkoreksi 3,64 persen, dan Kospi Korea Selatan turun 5,81 persen.
Sementara itu, ASX 200 Australia menjadi salah satu indeks yang menguat dengan kenaikan 0,18 persen. Di Asia Tenggara, Straits Times Singapura turun 0,52 persen, sedangkan FTSE Malaysia menguat 0,24 persen.
Pada perdagangan sebelumnya, Jumat (26/6/2026), IHSG ditutup melemah 1,72 persen disertai aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp302 miliar. Saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain BMRI, EMAS, ASII, BRPT, dan TLKM.
Rekomendasi Saham Hari Ini
BNI Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk strategi trading pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026, sebagai berikut:
- HRTA: Buy on Weakness di area Rp1.700-Rp1.740, target Rp1.820-Rp1.900, cut loss di bawah Rp1.690.
- BUMI: Speculative Buy di area Rp140-Rp141, target Rp145-Rp150, cut loss di bawah Rp136.
- BIPI: Buy on Weakness di area Rp120-Rp126, target Rp130-Rp140, cut loss di bawah Rp115.
- BNBR: Speculative Buy di area Rp90-Rp93, target Rp100-Rp106, cut loss di bawah Rp86.
- INDY: Buy on Weakness di area Rp1.800-Rp1.845, target Rp1.885-Rp1.940, cut loss di bawah Rp1.790.
- SCMA: Speculative Buy di area Rp202-Rp206, target Rp210-Rp218, cut loss di bawah Rp200.