Harga Bitcoin turun di bawah USD80 ribu pada Senin (7/9/2026). Mengutip Investing, Bitcoin diperdagangkan di level USD79.381,99, melemah sekitar 0,5 persen.
Penurunan Bitcoin dipengaruhi data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Ekonomi AS mencatat penambahan 162 ribu lapangan kerja pada Agustus, mendorong pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve menjadi sekitar 60 persen pada pertemuan 15-16 September.
Harga minyak yang meningkat di tengah ketegangan AS-Iran turut menekan aset berisiko. Harga Brent sempat mencapai sekitar USD97 per barel sehingga menambah kekhawatiran terhadap inflasi dan kebijakan moneter yang lebih ketat.
Investor kini menanti data inflasi AS, terutama harga produsen dan konsumen, sebagai petunjuk arah kebijakan The Fed. Meski demikian, permintaan institusional masih memberikan dukungan setelah ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih sekitar USD1 miliar pada pekan lalu.