Penyanyi asal Inggris Harry Styles resmi ditunjuk sebagai kurator sekaligus penampil utama dalam Meltdown Festival 2026. Festival ini akan digelar pada 11 hingga 21 Juni 2026 di Southbank Centre, London.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh pihak penyelenggara, sebagaimana dikutip dari Variety. Keterlibatan Styles dalam Harry Styles Meltdown Festival 2026 bertepatan dengan peringatan 75 tahun Southbank Centre sebagai salah satu pusat seni dan pertunjukan paling berpengaruh di Inggris.
Meltdown dikenal sebagai festival musik dengan konsep kurator artis terlama di dunia. Dalam format ini, musisi terpilih diberi kewenangan penuh untuk menyusun jajaran penampil serta menentukan arah artistik acara. Hingga kini, daftar lengkap pengisi acara Meltdown Festival 2026 masih belum diumumkan.
Sebagai kurator, Styles disebut akan menyusun program berdasarkan spektrum pengaruh musiknya yang luas. Genre yang kemungkinan dihadirkan mencakup pop, soul, elektronik, rock, hingga skena independen dan talenta muda Inggris.
“Saya sangat merasa terhormat bisa menjadi kurator Meltdown, terutama pada tahun peringatan 75 tahun Southbank Centre. Tujuan saya sebagai kurator adalah membagikan musik dan karya seni yang saya cintai, serta merayakan sejarah kuat tempat ini,” ujar Styles.
Selain mengurasi acara, mantan anggota One Direction tersebut juga dijadwalkan tampil sebagai headliner dalam konser utama festival. Antusiasme terhadap Harry Styles Meltdown Festival 2026 diperkirakan tinggi, mengingat rekam jejak konsernya yang selalu dipadati penonton, termasuk residensi di Madison Square Garden dan rangkaian konser di Wembley Stadium.
Pada edisi sebelumnya, Meltdown Festival 2025 dikuratori oleh Little Simz. Sejumlah musisi ternama lain yang pernah menjadi kurator festival ini antara lain Robert Smith, Grace Jones, dan Nile Rodgers.
Penyelenggara menyatakan detail program Meltdown Festival 2026 akan diumumkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Dengan reputasi Harry Styles dan momentum perayaan 75 tahun Southbank Centre, festival ini diprediksi menjadi salah satu agenda musik paling dinantikan di London pada 2026.
Dikutip dari antaranews.com