Kendali AS atas Penjualan Minyak Venezuela Kian Menguat

Kendali AS atas Penjualan Minyak Venezuela Kian Menguat

Menteri Energi Amerika Serikat (AS), Chris Wright, mengatakan bahwa pemerintah AS tidak hanya akan memasarkan minyak mentah yang tersimpan di Venezuela, tetapi juga akan mengendalikan penjualan produksi minyak dari negara itu tanpa batas waktu ke depan. Pernyataan ini disampaikan Wright dalam sebuah konferensi energi di Miami, dikutip Kamis, 8 Januari 2026.

Wright menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk mendorong perubahan yang dinilai perlu terjadi di Venezuela. Pemerintah AS akan menjual minyak Venezuela ke pasar global, dengan hasil penjualan disetorkan ke rekening yang dikendalikan oleh pemerintah AS. Uang dari penjualan tersebut direncanakan bisa mengalir kembali ke Venezuela untuk memberi manfaat bagi masyarakat setempat, namun tetap berada di bawah pengawasan AS.

Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa otoritas sementara Venezuela telah menyetujui penyerahan antara 30 hingga 50 juta barel minyak kepada AS untuk dijual di pasar. Trump mengatakan bahwa hasil penjualan akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden dan digunakan demi kepentingan rakyat kedua negara.

Menurut Wright, penjualan minyak yang dikendalikan AS tersebut dimaksudkan untuk memberikan leverage politik dan ekonomi dalam mempengaruhi dinamika pemerintahan di Venezuela setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan perubahan rezim yang terjadi. AS diharapkan bisa menstabilkan produksi minyak Venezuela dan mendorong pemulihan sektor energi negara itu, meskipun produksi jangka panjang diperkirakan membutuhkan investasi besar dan waktu yang signifikan.

Langkah ini mencerminkan perubahan kebijakan energi dan geopolitik AS terkait Venezuela, di mana peran Amerika menjadi sangat dominan dalam seluruh proses penjualan dan pengelolaan hasil minyak Venezuela di pasar global.

Dikutip dari metrotvnews.com