Timun suri menjadi salah satu sajian favorit masyarakat untuk berbuka puasa saat bulan Ramadan. Buah yang dalam Bahasa Aceh dikenal dengan sebutan Boh Timoen Wah (Cucumis melo varian inodorus) ini banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional di Aceh selama Ramadan.
Salah satu daerah penghasil timun suri di Aceh adalah Desa Kuta Lawah, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Wilayah tersebut telah menjadi pusat produksi timun suri sejak puluhan tahun dan hanya memanen buah ini khusus pada bulan Ramadan.
Sepanjang jalan lintas nasional Banda Aceh–Medan di kawasan tersebut terlihat banyak pedagang menjajakan timun suri dengan harga berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per buah.
Ditanam Khusus untuk Ramadan
Muhammad Ridha (29) mengatakan timun suri yang dijual di kawasan tersebut merupakan hasil produksi petani lokal.
“Timun suri ini hasil produksi pertanian petani daerah ini. Petani di sini hanya menanam timun suri untuk dipanen pada bulan Ramadan saja,” kata Ridha kepada RRI.CO.ID, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, selain petani di Desa Kuta Lawah, masyarakat dari desa sekitar seperti Desa Buket Jok dan Desa Buket Linteung juga ikut menanam timun suri untuk dipasarkan selama Ramadan.
Menurut Ridha, timun suri dari daerah tersebut bahkan dikirim ke berbagai wilayah di Aceh.
“Timun suri hasil produksi petani daerah ini yang telah dibungkus batang pisang dikirim oleh para penggilas hingga ke sentra-sentra Aceh,” ujarnya.
Dibungkus Batang Pisang Jadi Ciri Khas
Ridha menjelaskan bahwa timun suri di Aceh memiliki ciri khas tersendiri karena dijual per buah yang telah dibungkus menggunakan batang pisang.
Bungkusan tersebut berfungsi menjaga kebersihan dan kualitas buah, terutama saat timun suri sudah matang.
“Timun ini jika sudah matang kondisinya pecah. Bungkusan batang pisang dapat menghindari masuknya debu dan menjaga agar isinya tidak rusak atau hancur,” jelasnya.
Cara penjualan ini berbeda dengan di luar Aceh yang umumnya menjual timun suri dalam bentuk kiloan.
Kaya Nutrisi dan Baik untuk Tubuh
Selain menjadi minuman segar saat berbuka puasa, timun suri juga mengandung berbagai nutrisi penting yang bermanfaat bagi tubuh.
Buah ini diketahui mengandung kalium, kalsium, fosfor, vitamin C, serta senyawa flavonoid dan saponin yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah flu dan infeksi.
Timun suri juga mengandung glukosa dan fruktosa atau gula alami yang mudah diserap tubuh.
Kandungan gula alami tersebut dapat membantu tubuh mendapatkan tambahan energi sehingga tubuh tetap bugar selama menjalani ibadah puasa.