Dolar Amerika Serikat (AS) dan sejumlah mata uang utama dunia bergerak relatif stagnan pada Senin (2/11/2026), seiring perhatian investor tertuju pada pemilihan paruh waktu AS. Hasil pemungutan suara tersebut berpotensi mengubah peta kekuatan politik di Kongres dan memengaruhi kebijakan anggaran federal. Selain itu, pasar juga mencermati rilis data ketenagakerjaan AS Oktober serta keputusan suku bunga sejumlah bank sentral. Di tengah kondisi tersebut, euro melemah mendekati level terendah dalam 17 bulan, sementara poundsterling dan indeks dolar relatif stabil. Yen Jepang melemah, sedangkan dolar Australia bergerak terbatas menjelang keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia.
Di pasar kripto, Bitcoin dan Ether masih berada di bawah tekanan setelah insiden pencurian aset senilai USD6,3 miliar yang berkaitan dengan Binance pada pekan lalu. Meski demikian, kedua aset tersebut mencatat penguatan tipis pada perdagangan Senin. Binance menyebut aktivitas penarikan dana mulai stabil setelah nasabah menarik sekitar USD3,64 miliar atau 2,1 persen dari total aset bursa ketika platform kembali beroperasi. Pihak Binance juga menyatakan telah menutupi sekitar 95 persen dari total aset yang dicuri. Peristiwa tersebut kembali memunculkan kekhawatiran mengenai keamanan operasional dan infrastruktur industri kripto.