IHSG Awali Perdagangan dengan Penguatan, Sentuh Level 5.933

IHSG Awali Perdagangan dengan Penguatan, Sentuh Level 5.933

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan berada di zona hijau pada Selasa (7/7/2026). Namun, hingga pertengahan sesi pagi, pergerakan indeks berbalik melemah di tengah sentimen pasar yang masih beragam.

Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.23 WIB, IHSG terkoreksi 10,470 poin atau 0,18 persen ke level 5.905,599. Sebelumnya, pada pembukaan perdagangan, indeks sempat menguat ke level 5.933,574 sebelum bergerak fluktuatif.

Selama perdagangan pagi, IHSG tercatat bergerak di kisaran level tertinggi 5.943 dan terendah 5.890.

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 236 saham berada di zona hijau, sementara 291 saham melemah dan 188 saham lainnya diperdagangkan stagnan.

Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia hingga pukul 09.23 WIB mencapai Rp1,516 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,412 miliar saham. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.360,295 triliun.

Sementara itu, riset harian Samuel Sekuritas mencatat bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Senin (6/7/2026). Indeks Dow Jones naik 0,29 persen, S&P 500 menguat 0,72 persen, dan Nasdaq melonjak 1,12 persen. Dow Jones bahkan ditutup di atas level 53.000 untuk pertama kalinya.

Berbeda dengan pasar Amerika Serikat, mayoritas bursa saham Asia justru ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya. Indeks Hang Seng terkoreksi 0,75 persen, Nikkei turun 0,01 persen, dan Shanghai Composite melemah 0,06 persen. Sementara itu, IHSG pada penutupan Senin (6/7/2026) berhasil menguat 0,69 persen ke level 5.916,07 dengan aksi jual bersih (foreign net sell) investor asing sebesar Rp190,8 miliar.

Memasuki perdagangan Selasa pagi, tekanan masih terlihat di pasar regional. Indeks Kospi dibuka melemah 3,60 persen, sedangkan Nikkei turun 0,12 persen.

Samuel Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini cenderung bergerak sideways seiring masih bercampurnya sentimen dari pasar global maupun regional.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak sideways di tengah sentimen yang mixed dari pasar global dan regional,” tulis analis Samuel Sekuritas dalam riset hariannya.